Lanjutan pbo desain user interface dengan editor berbasis ide java



Dengan fasilitas project explorer, programmer dapat memilih atau membuka project yang pernah dibuat dengan cepat.

2.Lembar Kerja Desain

Lembar kerja desain dalam IDE editor merupakan bagian penting dalam desain aplikasi.

3. Palette Component

Palette Component adalah bagian yang memungkinkan programmer memilih komponen-komponen yang akan dipasangkan di lembar kerja atau frame.

project yang pernah dibuat dengan cepat.

2.Lembar Kerja Desain

Lembar kerja desain dalam IDE editor merupakan bagian penting dalam desain aplikasi.

3. Palette Component

Palette Component adalah bagian yang memungkinkan programmer memilih komponen-komponen yang akan dipasangkan di lembar kerja atau frame.

H.  Membuat Project Sederhana dengan Editor IDE Java

Unt Intuk membuat sebuah program sederhana dengan menggunakan Java IDE sangat mudah. Berikut contoh membuat desain aplikasi sederhana

menggunakan NetBeans. 1. Persiapkan sebuah project dengan nama teguh XIRPL

atau nama lainnya. 2. Buatlah sebuah paket dalam project tersebut dengan nam Latihan.

3. Selanjutnya, tambahkan frame di dalamnya dengan klik kanan dan pilih JFrame Form.

4. Berilah nama frame tersebut Luas_Persegi.

8. Jalankan program dengan memilih Run. Untuk melakukan penghitungan luas persegi panjang menggunakan program tersebut, masukkan Nilai Panjang dan Nilai Lebar. Setelah itu, klik PROSES untuk menghitung luas persegi panjang.

Setelah Anda mengikuti langkah-langkah yang dijelaskan sebelumnya, artinya Anda telah dapat membuat sebuah project sederhana yang menerapkan interface pada Java. Untuk meningkatkan kemampuan Anda, cobalah kembangkan project tersebut sesuai keinginan Anda. Anda juga dapat berlatih dengan mengikuti tutorial dan study case yang tersedia di internet.

I Mengenal Android Studio

ndroid adalah sebuah sistem operasi mobile (mobile A Loperating system) yang dikembangkan melalui sistem operasi Linux. Saat ini, Android telah menjadi salah satu sistem operasi yang andal, serta banyak digunakan oleh para pengembang software atau software developer.

Untuk membuat sebuah aplikasi Android, dibutuhkan sebuah tools pengembang Android. Salah satu tools Android IDE yang cukup andal dan sering digunakan adalah Android Studio Untuk melakukan instalasi Android Studio, Anda memerlukan komputer dengan spesifikasi sistem minimal sebagai berikut.

1. Sistem Operasi.

a. Microsoft Windows 8/7/Vista/2003 (32 atau 64 bit)

b. Mac OS X 10.10 (Yosemile) atau lebih tinggi, sampai dengan 10.14 (Mojave)

C. GNOME atau KDE desktop

2. Software pendukung.

a. Java JDK5 atau versi terakhir

b. Java Runtime Environment (JRE) 6

C. Android Studio yang dapat diunduh dari situs resmi pengembang Android secara online (https://developer. android.com/studio)

3. Spesifikasi lainnya.

a. RAM minimal 4 GB, disarankan 8 GB

b. Ruang penyimpanan minimal 2 GB, disarankan 4 GB (500 MB untuk IDE dan 1,5 GB untuk Android SDK dan emulator)

C Resolusi layar minimal 1280 x 800 piksel

1. Instalasi Android Studio

Seperti sebuah aplikasi pengembang dengan basic desktop lainnya, Android Studio perlu diinstal ke komputer yang akan digunakan untuk mengembangkan software. Langkah-langkah instalasi Android Studio adalah sebagai berikut.

a. Jalankan Android Studio dengan double click file instalasi Android Studio.

b. Tunggu beberapa saat hingga terlihat tampilan awal instalasi Android Studio. Selanjutnya, klik Next untuk memulai proses instalasi.

c. Selanjutnya, akan muncul tampilan pilihan komponen yang akan diinstal pada Android Studio. Beri tanda centang pada komponen yang ingin Anda instal. Pada tutorial ini, beri tanda centang pada semua komponen, kemudian klik Next.

package com.example.myapplication

import android.os.Bundle

import com.google.android.material. anackbar

import androidx.appcompat.app.

AppCompatActivity import android.view.Menu

Import android.view.MenuItem

Import kotlink. .android.synthetic.main.

activity main.

 11 class MainActivity: AppCompatActivity()

13 override fun Bundle 7) ( onCreate(savedInstanceState

14 super.onCreate(savedInstanceState)

15 setContentView(R.layout.activity main)

16 setSupportActionBar (toolbar)

17 18 fab.setOnClickListener {

view->

19 Snackbar.make (view, "Replace with your on action", Snackbar.LENGTH_LONG)

21.setAction ("Action", null).show()

24 override fun onCreateOptionsMenu (menu: Menu): Boolean (

26 return true

25 menuInflater.inflate(R.menu.menu_main, menu

29 override fun onOptionsItemSelected(item: MenuItem): Boolean (

30 return when (item.itemId) {

31 R.id.action_settings -> true

32 else super.onOptionsItemSelected(item)

b. res/drawable-hdpi

Bagian ini merupakan folder untuk menyimpan drawable object atau desain dari objek yang dibuat dalam format .jpg atau .png.

c. res/layout

Bagian ini merupakan folder untuk menyimpan file-file user interface.

d. res/menu

Bagian ini merupakan folder untuk menyimpan file XL yang membentuk menu dari aplikasi.

e. res/mipmap

Bagian ini merupakan folder yang dikhususkan untuk menyimpan ikon aplikasi.

f. res/values

Bagian ini digunakan untuk menyimpan file XML seperti colors, dimens, strings, dan styles.

Berikut adalah penjelasan dari masing-masing file tersebut.

1) colors.xml

colors.xml digunakan untuk mengatur warna dari status bar, teks, dan pengaturan warna lainnya. Bentuk default dari colors.xml adalah sebagai berikut.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<resources>

<color name="colorPrimary">#008577</

color>

<color name "color Primary Dark">#00574B</

color>

<color name="colorAccent">#D81B60</

color>

</resources>

2) dimens.xml

dimens.xml digunakan untuk mengatur margin aplikasi yang dibuat. Bentuk default dari dimens.xml adalah sebagai berikut.

<resources>

<dimen name "fab_margin">16dp</dimen>

</resources>

3) strings.xml

strings.xml digunakan untuk mengatur teks dari aplikasi yang dibuat. Bentuk default dari strings.xml adalah sebagai berikut.

<resources>

<string name="app_name">My

Application</string>

<string name="action_

settings">Settings</string>

</resources>

4) styles.xml

styles.xml digunakan untuk memberi nama pada warna setelah dimasukkan (mix color) atau setelah warna di-setting pada colors.xml. Bentuk default dari styles.xml adalah sebagai berikut.<- Base application theme. cstyle name "AppTheme" parent "Theme.

AppCompat.Light. DarkActionBar">

<customize your theme here. --> <item name "colorPrimary">@color/

colorPrimary</item> <item name="colorPrimary Dark">@color/

colorPrimary Dark</item> citem name "colorAccent">@color/ colorAccent</item>

</style>

<style name="AppTheme. NoActionBar">

<item name "windowActionBar">false</

item>

<item name "windowNoTitle">true</item> </style>

<style name "AppTheme AppBarOverlay" parent "ThemeOverlay.AppCompat.Dark. ActionBar" />

<style name="App Theme. PopupOverlay" parent "ThemeOverlay.AppCompat.Light" />

</resources>

5) AndroidManifest.xml

AndroidManifest.xml merupakan tempat menyimpan manifest aplikasi, karakter, atau jenis dari aplikasi yang terdiri atas application name, icon, theme, dan user permission. Bentuk default dari AndroidManifest.xml adalah sebagai berikut.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<manifest xmlns:android="http://schemas.

android.com/apk/res/android" package="com.

example.myapplication">

<application

android:allowBackup="true"

android:icon="@mipmap/ic launcher"

android:label="@string/app_name"

android: roundIcon="@mipmap/ic launcher

round"

android:supportsRtl="true"

android:theme="@style/AppTheme">

<activity

android:name=".MainActivity"

android:label="@string/app_name"

android:theme="@style/AppTheme.

NoActionBar">

<intent-filter>

<action android:name="andruid.intent.

action.MAIN" />

<category android:name="android.intent.

category.LAUNCHER" />

</intent-filter>

</activity>

</application>

</manifest>

6) build.gradle

build.gradle adalah tempat menyimpan file project yang telah ter-generate atau terkompilasi, antara lain compileSdkVersion, buildToolsVersion, applicationid, minSdkVersion, targetSdkVersion, versionCode, dan versionName. build.gradle digunakan untuk mengidentifikasi versi OS, SDK, dan library yang akan digunakan dalam aplikasi.

3. Membuat Project Android

Untuk membuat project dengan menggunakan Android Studio, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

a. Klik File, kemudian New dan pilih New Project. Selanjutnya, pada halaman Welcome to Android Studio, klik Start a new Android Studio project.

b. Pada halaman Create New Project, tentukan nama aplikasi, domain, dan direktori penyimpanan project.

Membuat Aplikasi Android Sederhana


P ada subbab sebelumnya, Anda telah belajar mengenal Android Studio, mulai dari kebutuhan sistem, tahapan instalasi, struktur program, hingga membuat project baru.


Pada subbab ini, Anda akan mencoba membuat aplikasi sederhana serta menjalankannya pada emulator dan perangkat Android secara langsung.


J . Membuat Aplikasi Sederhana dengan Android Studio

Setelah Anda memahami cara membuat project baru dengan Android Studio, Anda akan belajar mendesain tampilan dan menambahkan kode pada project Android yang telah Anda buat. Pada tutorial ini, Anda akan membuat aplikasi sederhana untuk menghitung luas persegi panjang. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

a. Buatlah sebuah project di Android Studio dengan nama BangunDatar. Selanjutnya, aturlah minimal Android SDK yang didukung, yaitu API 8: Android 2.2 (Froyo).

b. Sebagai langkah awal, Anda akan membuat layout dari aplikasi. Untuk melakukannya, klik menu appres→ layout. Pada menu layout, terdapat dua file, yaitu activity main.xml dan content_main.xml. File activity_main.xml

digunakan untuk menampilkan bagian seperti toolbar dan floating bar. Adapun menampilkan bagian isi atau konten dari layout.

C Untuk mengatur layout pada content_main.xml, klik menu appres layout content_main.xml. Pada menu ini, Anda akan membuat layout seperti berikut.

d. Pada layout tersebut, terdapat disa tipe layout yang yaitu relative layout dan linear layout. Relative layout adalah desain tampilan aplikasi dengan tata letak itu, linear lovout adalah desain tampilan aplikasi dengan tata letak (layout) horizontal atau vertikal. Desain tampilan hanya dapatun (vertikal), berbed menyamping (horizonlan atau menurun (vercarl) berbeda dengan relative layout yang dapat dilakukan secara

e Pada Anda dapat melihat tampilan Design dari content main.xml. Anda dapat menambahkan konten layout dengan menarik komponen yang terdapat di menu Pallete di sebelah kiri layar. Aturlah komponen seperti contoh yang ada. Setelah itu, klik Text untuk melihat kode yang dihasilkan.

Kode tersebut dihasilkan dari komponen-komponen yang telah Anda atur sebelumnya. Pada bagian ini, Anda juga dapat menambahkan komponen atau pengaturan dengan menggunakan kode xml. Berikut adalah contoh kode yang dihasilkan.

chxml version="1.0" encodär xmins

GelativeLayout less.android.com/apk/res/android ans:tools="http://schemas.android.conf

xmlns:app="http://schemas.android.com/ary tools"

ces-auto"

android:layout width="match parent android:layout height="match parent"

android:paddingleft="@dimen/activity horizontal margin"

android:paddingRight="@dimen/activity horizontal margin" android:paddingTop-"@dimen/activity

5

vertical_margin" 10 android:paddingBottom="@dimen/activity

vertical margin" 11 app:layout behavior="@string/appbar scrolling view behavior"

12 tools:showIn="@layout/activity_main" tools:context="MainActivity">

13

14 <RelativeLayout

15 android:layout width="match_parent"

16 android:layout height="match parent"

17 android:layout_alignParentTop="true"

18 android:layout_alignParentLeft="true"

19 android:layout_alignParentStart="true">

20

21 <LinearLayout

22 android:orientation="vertical" 23 android:layout_width="match_parent"

24 android:layout_height="wrap_content"

25 android:id="@+id/linearLayout"

android:layout_centerVertical="true" 26 android:layout_alignRight="8+id/clear"

26 android:paddingBottom="32dp" 27

29 android:layout_alignEnd="@+id/clear"> 30

31 <TextView

32 android:layout_width="wrap_content"

33 android:layout_height="wrap_content"

34 android:textAppearance="?android:attr/ textAppearanceMedium"

35 android:text="Panjang"

37 android:layout_centerVertical="true" />

38

36 android:id="@+id/textView2"

39 <EditText

40. android:layout_width="match_parent"

41 android:layout_height="wrap_content" 42 android:inputType="number(numberDecimal"

43 android:ems="10" 44 android:id="@+id/inputPanjang"

45 android:layout_gravity="right"

akandenidisingiline

47

anartilayout selght-wrap tent

Si android:textAppearance usidrats

textAppearancelledžus

andeeiditext"Lebez

3 androidtids9+id/textView3

St android:layout interesticel trus

EditText

android:isyout width-match parant

se android:layout beight="wrap content" 58 android:input Types numberinumbertecinal

so androidrema "10" 6 android:id="9+id/inputLebar"

42 android:layout below "@+id/linearLayout"

63 android:layout_alignParentLeft"true" is android:layout alignParentStart="true"

65 android:layout alignParentRight-"true" 66 android:layout alignParentEnd="true"

67 android:singleLine="true" />

00 <TextView

70 android:layout_width="wrap_content"

71 android:layout_height="wrap content

72 android:textAppearance="?android:attr/

textAppearanceMedium" 13 android:text="Luas Persegi Panjang"

74 android:paddingTop "72dp"

75 android:id="@+id/textView4"

76 android:layout below="@+id/editText2"

77 androidrlayout alignParentieft="true"

78 android:layout_alignParentStart="true" />

79

 80 <TextView

51 android:layout_width="wrap_content"

32 android:layout height="wrap_content"

83 android:textAppearance="android:attr/ textAppearancelarge"

#4 android:text="0"

85 android:layout gravity="end" 16 android:textAlignment="textEnd"

87 android:textSize="64dp"

#8 android:id="@+id/hasil"

19 android:layout_above="@+id/button"

90 android:layout alignParentLeft="true" 91 android:layout alignParentStart="true"

92 android:layout alignParentRight="tdroid:layout alignParentEnd="true" 94 android:layout below="@+id/textView4" />

95

96 </LinearLayout>

97

96 Button

99 android:layout width="160dp" 100 android:layout height="wrap contents

101 android:text="PROSES" 102 android:textColor="#FFFFFF"

103 android:id="@+id/button"

104 androidzonClick="hitunglass"

105 android:background="geolar/colorAccent 106 android:layout below="@+id/LinearLayouts

107 android:layout alignParentLeft="true" 108 android:layout alignParentStart="true"

100

110 <Button 111 android:layout width="160dp"

112 android:layout height="wrap_content"

113 android:text="CLEAR"

114 android:textColor="#FFFFFF"

115 android:id="@+id/clear" 116 android:onClick="clearData"

117 android:background="#FF8833"

118 android:layout_alignTop="@+id/button" 119 android:layout alignParentRight="true"

120 android:layout_alignParentEnd="true" />

121

122 </RelativeLayout>

123

124 </RelativeLayout>

f. Perhatikan pada tombol atau button dengan id "@+id/ button" dan "@+id/clear" tersebut. Terdapat perintah onClick dengan isi hitungluas dan clearData. Kedua hal tersebut adalah nama method yang akan dipanggil jika tombol tersebut ditekan. Fungsi dari kedua method tersebut akan dijelaskan berikutnya.

g. Pada kode program tersebut, relative layout digunakan sebagai tipe layout yang digunakan sebagai layout dasar dalam pengaturan konten. Adapun linear layout digunakan sebagai layout untuk mengatur letak konten input dan output, yaitu TextView dan EditText. Dengan menggunakan linear layout, konten dapat tersusun secara linear vertikal.

h. Selanjutnya, lakukan pengaturan layout pada activity_main. xml, dengan cara klik menu app res→ layout → activity_main.xml. Pada file ini, akan dilakukan pengaturan toolbar.

Setelah itu, klik Text untuk menambahkan kode program dan pengaturan pada tampilan tersebut.

Perhatikan kode program berikut.

1 <?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

2 <android.support.design.widget.. CoordinatorLayout

3 xmlns:android="http://schemas.android.com/ apk/res/android"

4 wmins:app="http://schemas.android.com/apk/ res-auto"

5 xmlns:tools="http://schemas.android.com/ tools"

6 android:layout_width="match_parent"

7 android:layout_height="match_parent"

8

9 tools:context=".MainActivity">

10

11 <android.support.design.widget.AppBarLayout

12 android:layout_height="wrap_content"

13 android:layout_width="match_parent"

14 android:theme="@style/AppTheme. AppBarOverlay">

15

16 <android.support.v7.widget.Toolbar

17 androidrid+id/toolbar"

18 amiroid:layout width="match parent" 19 androidrlayout heighton Pattr/act LonBart

19 android:backgrounds/

21 app-popup Theme-style/AppTheme PopupOverlay

23 </android.support.design.widget. AppsarLayout>

24 

<include Layout-glayout/content main

26

2</android.support.design.widget.

Coordinatorlayout

Kode program tersebut digunakan untuk mengatur toolbar, seperti ukuran panjang, lebar, warna, dan style. Perhatikan baris 25 pada kode program tersebut, terdapat perintah <include layout="@layout/ content main" />. Perintah tersebut digunakan untuk memasukkan layout yang terdapat pada file content main. xml. Dengan demikian, ketika kedua file layout digabungkan, akan muncul tampilan aplikasi yang dilengkapi toolbar, kolom input user, hasil penghitungan, serta tombol penghitungan dan reset, seperti yang ditunjukkan Gambar 2.53 (Halaman 73).

J. Setelah mengatur layout dari aplikasi, selanjutnya adalah menambahkan kode untuk melakukan penghitungan luas persegi panjang. Pada project structure, klik menu app → java com.example.user.bangundatar xml. activity_main.

Berikut adalah kode program untuk MainActivity.java

package com.eximple.user.naogundeterr

1234

import android.on.Rumitier

import android.support.design.widget.

FloatinghotionButtons

import android.support.design.widget.

Snackbars

import android.support.v7.app.

AppCompatActivity:

import android.support.v7.widget.Tonibarz

Leport android.view.View Import android.view.Menüz

import android.view.Memultumi import android.widget. EditText

12 import android.widget.TextView;

13

14 public class MainActivity extends AppCompatActivity( 15

té private EditText panjang: 17 private EditText lebar

18 private TextView hasil

19 20 @Override

23 protected void onCreate(Bundle savedInstanceState)

22 super.onCreate(savedInstanceState); 23 setContentView(R.layout.activity main)

24 Toolbar toolbar (Toolbar) findViewById(R.id.toolbar);

25 set SupportActionBar (tonibar);

26 panjang (EditText) findViewById(R. id.inputPanjang);

27 lebar (EditText) findViewById(R.

id.inputLebar): hasil (TextView) findViewById(R. id.hasilly

32 public void hitungLuas (View v)

33 String strPanjang panjang-getText(). toString();

34 String strlebar toString(); lebar.getText().

35

36 float val Panjang = Flost. parseFloat(strPanjang):

37 ficat vallebar Float. parseFloat (strlebar):

38

39 float valdasilvalPanjang vallebar:

40

41 displayluas (valHasil)?

主 43

48 public void displayluas (float valhas

45 String strhasil

46 stranilvaldasily

47 48 hasil.setText(strHanills

50 St public void clearbata (Vie

52 panjang.setText("")

53 lehar.setText():

54 hasil.setText("0"1

#Override

59 public boolean onCreateOptionsMenu (Menu

menu)

60 // Inflate the menur this adds items to the action bar if it is present.

getMenuInflater().inflate(R.menu.menu_main, menu)

62 return true

65 #Overzide

66 public boolean

onOptionsItemSelected (MenuItem item) (

67 // Handle action bar item clicks here. The action bar will

68 // automatically handle clicks on the Home/Up button, so long

69 // as you specify a parent activity in AndroidManifest.xml.

70 int id item.getItemId();

71 72//noinspection SimplifiableIfStatement

73 if (id R.id.action_settingal

74 return true:

77 super.onOptionsItemSelected(item);

Penjelasan kode program tersebut adalah sebagai berikut.

1) Mendeklarasikan variabel dan komponen user interface yang digunakan pada file content main.xml.

Activity estands

private EditText panjang private BditText Inberr

private TextView hasil

protected void onCreate(Bundle savedInstancetate) super.onCreate(savedInstancetatel

setContentView(R.layout.activity maint:

Toolbar toolbar Toolbarl findViewById(R.id.toolbar):

setSupportActionBar(toolbar)

panjang (EditText) findViewById(R. id.input. Panjang)

Jebar (EditText) findViewByIGER.

id.inputLebar):

hasil (TextView) findViewById(R.

2) Menambahkan method untuk melakukan penghitungan luas persegi panjang, jika tombol dengan id "+id/ button" ditekan.

public void hitungluas (View

String strPanjang toString(): panjang.getText()

String striebar lebar.getText().

toString();

float vai Panjang Float.

parseFloat (strPanjang): float valLebar Float.

parseFloat(strlebar):

float valhasil valPanjang vallebar:

displayLuas (valHasil)/

3) Menambahkan method untuk menampilkan hasil penghitungan luas persegi panjang.

public void displayLuas (float valhasil) I String strhasil = ""; strHasil valHasil:

hasil.setText(strHasil):





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat jam digital dengan arduino R3

Manajemen dan pengembangan usaha

Bab 3 pelajaran Pemrograman Berorientasi Objek Kls XII RPL